5 Manfaat Mendengarkan Musik Klasik
Jakarta ⸺ Menjadi genre musik tertua
dalam sejarah, era musik klasik telah dimulai sejak abad ke-9 bahkan hingga saat ini, abad ke-21.
Meski menjadi genre musik tertua, reputasi dan eksklusifitas musik klasik
justru seakan tak lekang oleh waktu.
Beberapa
nama besar dibalik sejarah musik klasik di antaranya adalah Ludwig Van
Beethoven, Johann Sebastian Bach hingga Wolfgang Amadeus Mozart.
Sederhananya,
musik klasik merupakan komposisi musik yang berasal dari budaya Eropa.
Komposisi musik klasik identik menggunakan peralihan dinamik dari lembut sampai
keras atau yang biasa dikenal dengan cressendo, dan dari keras menjadi lembut
atau decressendo.
Dibalik
kesan 'mahal' dan eksklusifitasnya, rupanya musik klasik juga bisa memberikan
manfaat tak hanya bagi para pemainnya, bahkan juga kepada para pendengarnya.
Kira-kira
hal baik apa yang bisa didapat jika kita gemar mendengarkan musik klasik? Mari
simak 5 manfaat mendengarkan musik klasik berikut ini.
1. Meningkatkan
daya ingat
Beberapa
penelitian menemukan fakta bahwa orang yang membaca sambil mendengarkan musik
klasik, cenderung bisa mengingat lebih banyak atas isi bacaan buku tersebut
dibandingkan dengan yang hanya membaca tanpa mendengarkan musik klasik.
Melalui
penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa musik klasik mampu merangsang daya
ingat seseorang menjadi lebih kuat. Maka tak jarang, terapi dengan musik klasik
menjadi salah satu upaya yang banyak dilakukan oleh pengidap demensia.
2. Mengurangi stres
Stres
dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana seseorang merasa tertekan secara
fisik maupun psikologis. Siapa sangka, dinamika yang mengalun dari aliran musik
klasik ternyata mampu menurunkan kadar kolestrol dan hormon stres dalam tubuh
manusia.
Oleh
karena itu, menyisihkan 5 hingga 10 menit di sore hari bisa menjadi pilihanmu
untuk meredakan stres yang kamu alami setelah penat berkegiatan seharian penuh.
3. Memperbaiki
kualitas tidur
Selain
mampu meredakan stres, musik klasik juga bisa menjadi penolong untuk
memperbaiki kualitas tidur seseorang. Apalagi bagi yang sulit terlelap di malam
hari karena pikiran terasa penuh, atau bahkan terserang insomnia.
Musik
klasik bisa menjadi alternatif yang lebih aman untuk keluar dari masalah
tersebut dibandingkan harus mengonsumsi obat tidur. Mendengarkan musik klasik
selama 30 menit sebelum tidur dapat memberikan efek secara langsung terhadap
saraf parasimpatis. Sehingga seseorang dapat lebih rileks dan terlelap lebih
cepat.
4. Menumbuhkan
perasaan bahagia
Musik
klasik juga mampu meningkatkan kadar hormon serotonin di dalam otak manusia.
Seiring dengan meningkatnya kadar hormon ini, perasaan bahagia di dalam hati
dan pikiran seseorang ikut tumbuh.
Maka
jika kamu sedang mengalami kejadian tak mengenakkan hati, mendengarkan musik
klasik sambil melakukan relaksasi di sofa favorit bisa menjadi jalan keluar
untuk perlahan mengurangi rasa sedihmu.
5. Menurunkan
tekanan darah
Dari
sederatan manfaat yang dapat diperoleh dari mendengarkan musik klasik,
menurunkan tekanan darah menjadi salah satu manfaat yang paling besar.
Berdasarkan
penelitian, musik klasik dengan ritme yang lambat mampu menggiring kinerja
jantung manusia menjadi lebih tenang. Selain itu, mendengarkan musik klasik
juga mampu menurunkan tekanan darah manusia.
Dengan
demikian, seseorang yang gemar mendengarkan musik klasik cenderung memiliki
tekanan darah yang rendah. Dengan tekanan darah yang berada di batas normal,
maka kesehatan jantung akan lebih terpelihara.
Risma
Perdana Izzati - PNJ
Artikel ini telah tayang di - tagar.id
wahh setuju bangett dengerin musik emang banyak banget manfaatnyaa
BalasHapuswahh ternyata ada manfaatnya yaa
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuswah bener banget, jadi semakin suka dengerin musik
BalasHapus